3 Berita Terpopuler Sumbar: Mobil Dinkes Agam Kecelakaan, Antre Panjang di SPBU dan Perusakan Villa

Posted on

Kecelakaan Mobil Dinas Kesehatan Sumbar, Antrean BBM di SPBU Jati, dan Perusakan Villa di Alahan Panjang

Kecelakaan Mobil Dinas Kesehatan Sumbar

Pada Rabu (5/11/2025), terjadi kecelakaan mobil dinas kesehatan Sumatera Barat (Sumbar) yang menabrak dump truck sedang parkir di jalan umum Bawan, Jorong Pasa Bawan, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam. Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 07.00 WIB saat arus lalu lintas masih padat.

Kasat Lantas Polres Agam, AKP Irwady, menjelaskan bahwa mobil Dinkes Sumbar merek Toyota Hiace BA 7258 B yang mengalami kecelakaan berisikan sembilan penumpang dan satu supir. Mobil tersebut melaju dari arah Tiku menuju Pasaman dengan kecepatan sedang. Namun, sopir kehilangan kendali hingga melebar ke sisi kanan jalan dan menabrak bagian belakang mobil dump truck yang sedang parkir di luar aspal.

Akibat kejadian ini, bagian depan kiri mobil Dinkes rusak parah dengan kaca, pintu, dan bodi depan hancur. Tujuh penumpang dan pengemudi mobil dinas mengalami luka ringan dan harus menjalani perawatan di RSUD Lubuk Basung. Kerugian atas kejadian ini mencapai Rp100 juta rupiah.

Antrean BBM di SPBU Jati

Di Kota Pariaman, antrean panjang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jati akibat stok BBM di Pertamina Teluk Kabung yang menipis. Kepala Operasional SPBU Jati, Gunaidi, menyatakan bahwa distribusi BBM dari Teluk Kabung sempat tersendat selama satu hari.

Informasi yang diterima, kebutuhan BBM difokuskan untuk Kota Padang, sementara daerah lain hanya menerima distribusi setelahnya. Pertalite dan Pertamax baru masuk pada malam hari kemarin setelah diajukan permintaan sejak Senin. Namun, jumlahnya tidak sesuai dengan permintaan yang diajukan.

Antrean mengular di SPBU Jati sejak pagi hari karena hanya tiga SPBU di Kota Pariaman dan tidak semua mendapat distribusi BBM jenis Pertalite dan Pertamax. Gunaidi memperkirakan kebutuhan BBM jenis Pertalite di Kota Pariaman mencapai 24 ribu liter per hari, namun stok yang tersedia berkisar 8 ribu hingga 16 ribu liter.

Pengendara seperti Edi mengaku sudah mengantri sejak pukul 06.30 WIB dan mengeluhkan kekosongan bahan bakar di beberapa SPBU. Akibat antrean ini, petugas Dishub juga hadir di lokasi untuk mengurai kemacetan dan mengarahkan antrean agar tidak mengganggu pengguna jalan.

Penyelidikan Kasus Perusakan Villa di Alahan Panjang

Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan aksi dugaan perusakan dan penganiayaan di kawasan wisata Puncak Galagah, Nagari Alahan Panjang, Kabupaten Solok. Kejadian ini terjadi pada Minggu (2/11/2025) dan diduga dipicu oleh pertikaian antara pemilik villa dengan pengemudi mobil lain di jalan sempit kawasan tersebut.

Berdasarkan informasi awal, kejadian bermula saat pemilik villa hendak turun dari kawasan menggunakan mobil pribadi. Di tengah jalan sempit, mobil tersebut berpapasan dengan kendaraan lain yang menanjak. Pemilik villa berhenti untuk memberikan jalan, tetapi dua mobil bermuatan bawang dari arah atas menolak mundur.

Situasi memanas hingga terjadi adu mulut dan perkelahian fisik. Massa berdatangan dan diduga melakukan perusakan di villa tersebut. Dalam video yang beredar, tampak kaca pecah, bangunan rusak, serta beberapa properti terbakar.

Kasat Reskrim Polres Solok, AKP Efrian Mustaqim Batiti, melalui KBO Reskrim IPTU Hengki Suhendra, membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di lokasi kejadian untuk memastikan kronologi dan pihak-pihak yang terlibat.

Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya membenarkan bahwa telah terjadi perusakan villa oleh warga yang diduga akibat selisih paham antara warga dengan pengelola villa. Ia mengungkapkan bahwa sampai hari ini belum ada informasi terkait proses penyelesaian masalah yang terjadi.