141 Tokoh Terima Tanda Kehormatan dari Prabowo, Termasuk Politikus dan Seniman

Posted on

Penghargaan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Diberikan kepada 141 Tokoh

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada sebanyak 141 tokoh dari berbagai latar belakang, termasuk politikus, menteri, dan seniman. Penganugerahan dilakukan secara langsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (25/8/2025). Penghargaan ini mencakup berbagai jenis tanda kehormatan seperti Bintang Republik Indonesia Utama, Bintang Mahaputera Adipurna, Bintang Mahaputera, Bintang Jasa, Bintang Kemanusiaan, Bintang Budaya Parama Dharma, hingga Bintang Sakti.

Beberapa tokoh yang mendapatkan penghargaan antara lain Puan Maharani, Ahmad Muzani, Sufmi Dasco Ahmad, Zulkifli Hasan, Bahlil Lahadalia, dan Abdul Muhaimin Iskandar. Di sisi lain, kalangan seniman juga turut meraih penghargaan, seperti almarhum Benyamin Sueb, almarhumah Titiek Puspa, serta Ja’un S Mihardja.

Dalam pidatinya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh penerima tanda kehormatan maupun ahli waris yang hadir. Ia menekankan bahwa penghargaan ini diberikan atas nama negara dan bangsa, sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa mereka dalam membantu pembangunan dan kemajuan Indonesia.

“Kami, Republik Indonesia, atas pengabdian saudara-saudara sekalian. Semoga jasa-jasa saudara-saudara terus menjadi warisan bagi generasi penerus,” ujar Prabowo.

Upacara penganugerahan dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, para pimpinan lembaga negara, menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Daftar Penerima Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama

Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama diberikan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 73/TK/Tahun 2025 tanggal 25 Agustus 2025, dengan daftar penerima sebagai berikut:

  1. Puan Maharani
  2. Ahmad Muzani
  3. Sultan Bachtiar Najamudin
  4. Sufmi Dasco Ahmad
  5. Zulkifli Hasan
  6. Dr. H. Wiranto
  7. Agum Gumelar
  8. Subagyo Hadi Siswoyo
  9. A.M. Hendropriyono
  10. Almarhum Moerdiono
  11. Almarhum Hoegeng Iman Santoso
  12. Almarhumah Rachmawati Soekarnoputri
  13. Almarhum Abdul Rachman Ramly
  14. Almarhum Aloysius Benedictus Mboi
  15. Almarhum Mohammad Noer

Daftar Penerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera

Selain itu, Presiden juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada 88 penerima berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 74/TK/Tahun 2025. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Abdul Muhaimin Iskandar
  2. Bahlil Lahadalia
  3. Saifullah Yusuf
  4. Andi Amran Sulaiman
  5. Rd. Mohammad Marty Natalegawa
  6. Retno Lestari Priansari Marsudi
  7. Juwono Sudarsono
  8. H. Noer Hassan Wirajuda
  9. Almarhum Iskandar Muda Baharuddin Lopa
  10. Almarhum Ida Cokorda Pemecutan XI
  11. Almarhum Dading Kalbuadi
  12. Almarhum Solihin Gautama Purwanegara
  13. Almarhum Chalimi Imam Santosa
  14. Purnomo Yusgiantoro
  15. Tarub

    … (dan sebagian besar penerima lainnya)

Daftar Penerima Tanda Kehormatan Bintang Jasa

Tanda Kehormatan Bintang Jasa diberikan kepada 9 penerima berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 75/TK/Tahun 2025, yaitu:

  1. Teungku Nyak Sandang bin Lamudin
  2. Carina Citra Dewi Joe
  3. Azwar Syam
  4. Sadiman
  5. Seto Mulyadi
  6. Senny Marbun
  7. Afdiharto Mardi Lestari
  8. Almarhum Atmakusumah Astraatmadja
  9. Andi Ramang

Tanda Kehormatan Bintang Kemanusiaan dan Budaya

Presiden juga memberikan Tanda Kehormatan Bintang Kemanusiaan kepada Diana Cristina Da Costa Ati, Abdul Muis, dan Aipda Muhammad Irvan. Sementara itu, Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma diberikan kepada 8 penerima, seperti Ja’un S. Mihardja, Waldjinah, dan almarhum Mochtar Lubis.

Tanda Kehormatan Bintang Sakti

Penghargaan Bintang Sakti diberikan kepada 18 penerima, termasuk Francisco Deodato Osorio Soares, Vidal Domingos Doutel Sarmento, dan beberapa tokoh asing lainnya.

Penganugerahan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kontribusi nyata dari berbagai kalangan dalam membangun bangsa dan negara.