12 Destinasi Wisata Jogja Paling Populer dan Terjangkau untuk Liburan Keluarga 2025

Posted on

Wisata Edukasi & Sejarah (Murah dan Penuh Wawasan)

  1. Taman Pintar: Belajar Sains Jadi Lebih Seru

    Taman Pintar adalah destinasi edutainment yang wajib dikunjungi bersama anak. Tempat ini secara cerdas mengombinasikan rekreasi dan pembelajaran.

    Daya Tarik: Anak-anak dapat belajar sains, teknologi, dan fisika melalui berbagai wahana interaktif dan simulasi yang menyenangkan (seperti Planetarium dan Zona Hand on Science).

    Spot Foto: Setiap sudut dirancang modern dan warna-warni, menjadikannya latar belakang Instagramable yang ceria.

    Akses dan Harga: Lokasi strategis di pusat kota (Jalan Panembahan Senopati) dan tiket masuknya sangat terjangkau (harga bervariasi, mulai dari Rp14.000 untuk Gedung Oval-Kotak dewasa), ideal untuk wisata rombongan keluarga.

  2. Keraton Yogyakarta: Menyelami Jantung Budaya Jawa

    Sebagai pusat kebudayaan dan kediaman resmi Sultan, Keraton Jogja menawarkan pengalaman sejarah autentik.

    Daya Tarik: Wisatawan dapat mengagumi arsitektur Jawa klasik yang megah, melihat benda-benda pusaka, dan menyaksikan langsung pelestarian tradisi Keraton.

    Spot Foto: Halaman luas dan ornamen Jawa yang khas menciptakan latar foto yang elegan dan bernilai historis.

    Akses dan Harga: Berada di pusat kota, Keraton mudah diakses. Tiket masuknya relatif murah (sekitar Rp15.000 untuk domestik), menjadikannya destinasi wajib dengan budget hemat.

  3. Taman Sari (Water Castle): Keindahan Pemandian Raja

    Dikenal sebagai “Istana Air,” Taman Sari dulunya merupakan taman dan tempat pemandian bagi Sultan.

    Daya Tarik: Anda bisa menjelajahi kolam-kolam cantik, lorong-lorong bawah tanah yang misterius, dan reruntuhan bangunan klasik dengan arsitektur perpaduan Jawa dan Portugis yang unik.

    Spot Foto: Arsitektur kuno dan kolam yang estetik menjadikan setiap sudut lokasi ini sempurna untuk foto bergaya vintage dan Instagramable.

    Wawasan Budaya: Tempat ini memberikan wawasan kaya tentang kehidupan Keraton di masa lalu.

  4. Museum Benteng Vredeburg: Jejak Sejarah Kolonial

    Benteng peninggalan Belanda ini kini menjadi museum sejarah yang interaktif dan photogenic.

    Daya Tarik: Museum Benteng Vredeburg menyajikan diorama perjuangan bangsa Indonesia. Anak-anak dan keluarga bisa belajar sejarah dengan cara yang visual dan menarik.

    Spot Foto: Struktur benteng kolonial yang kokoh, halaman berumput luas, dan nuansa klasik Eropa memberikan latar foto yang unik dan artistik.

    Akses: Lokasinya sangat strategis di Titik Nol Kilometer, mudah dijangkau, dan harga tiketnya sangat ramah di kantong.

  5. Situs Warungboto: Reruntuhan Pemandian Raja yang Estetik

    Bekas pesanggrahan dan pemandian milik Keraton ini terkenal sejak menjadi lokasi foto pre-wedding putri Presiden.

    Daya Tarik: Situs Warungboto menampilkan arsitektur reruntuhan yang megah dengan kolam dan air mancur. Suasananya tenang dan rindang, cocok untuk relaksasi.

    Spot Foto: Dinding batu yang estetik, lorong lengkung, dan kolam kuno menjadikannya salah satu spot foto pre-wedding dan Instagramable favorit di Jogja.

    Lokasi: Berada di Jalan Veteran, mudah diakses di area Umbulharjo.

  6. Museum Sonobudoyo: Kekayaan Koleksi Budaya Jawa

    Museum ini adalah rumah bagi ribuan koleksi etnografi dan arkeologi yang sangat berharga.

    Daya Tarik: Museum Sonobudoyo memamerkan koleksi lengkap wayang, gamelan, keris, hingga topeng tradisional. Suasana klasik arsitektur tradisional Jawa akan membawa Anda kembali ke masa lalu.

    Aktivitas: Sering diadakan pertunjukan seni tradisional (wayang atau tari) yang bisa dinikmati dengan biaya yang sangat murah.

    Harga: Tiket masuknya sangat terjangkau, ideal untuk wisata edukasi keluarga tentang kebudayaan Jawa.

Wisata Rekreasi & Hiburan (Ramah Anak & Affordable)

  1. Gembira Loka Zoo: Petualangan Satwa Keluarga

    Gembira Loka Zoo (GL Zoo) adalah kebun binatang favorit keluarga yang menyediakan edukasi sekaligus hiburan.

    Daya Tarik: Menampilkan koleksi satwa dari berbagai belahan dunia. Anak-anak bisa berinteraksi langsung dengan beberapa hewan (seperti memberi makan) dan menikmati wahana seperti perahu, speed boat, dan kereta keliling.

    Fasilitas: Luas dan tertata rapi dengan fasilitas penunjang lengkap (area makan, toilet, parkir).

    Harga: Tiket masuknya terjangkau (sekitar Rp60.000 untuk weekdays), menjadikannya destinasi rekreasi seharian yang hemat.

  2. Jogja National Museum (JNM): Seni Kontemporer di Ruang Estetik

    Bagi penggemar seni modern dan spot foto yang berbeda, JNM adalah pilihan tepat.

    Daya Tarik: Jogja National Museum (JNM) sering menjadi tuan rumah pameran seni kontemporer bergengsi, termasuk ARTJOG dan Biennale Jogja. Interior museum didesain dengan estetika modern, warna, dan pencahayaan yang menarik.

    Spot Foto: Ruangan pameran, instalasi seni, dan area umum JNM sangat Instagramable dan ideal untuk foto yang berkesan artistik.

    Biaya: Untuk hari biasa (jika tidak ada pameran besar), biaya masuk JNM seringkali gratis atau sangat murah, tergantung event yang berlangsung.

Wisata Kuliner & Belanja (Khas Jogja yang Legendaris)

  1. Pasar Beringharjo: Pusat Belanja dan Kuliner Legendaris

    Pasar bersejarah di ujung Jalan Malioboro ini wajib dikunjungi untuk merasakan denyut nadi ekonomi dan kuliner Jogja.

    Daya Tarik: Pasar Beringharjo terkenal dengan wisata belanja batik, souvenir murah, dan aneka jajanan pasar.

    Kuliner Legendaris: Wajib coba kuliner otentik di sini, seperti Sego Empal Bu Warno (sudah ada sejak 1970-an) di lantai dua, Jenang Bu Darmini, hingga Tongseng Bu Sumirah dengan harga yang sangat terjangkau.

    Pengalaman: Memberikan pengalaman belanja tradisional dan berburu makanan khas yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.

  2. Pasar Kranggan: Surga Kuliner Pagi Dekat Tugu

    Pasar tradisional dekat Tugu Jogja ini telah berdiri sejak abad ke-19 dan kini menjadi destinasi kuliner pagi yang ramai.

    Daya Tarik: Pasar Kranggan adalah tempat terbaik untuk sarapan dan menikmati jajanan pasar tradisional seperti Jenang 8 Rasa, Lupis, Cenil, dan hidangan hangat seperti Soto atau Bakmi Jawa.

    Suasana: Atmosfernya hangat, ramah, dan penuh kehidupan, sangat cocok untuk mengenal kehidupan lokal Jogja yang sesungguhnya.

    Harga: Kuliner di sini dijual dengan harga kaki lima yang sangat murah, ideal untuk food hunting keluarga.

  3. Selasar Malioboro: Nongkrong Heritage Modern

    Terletak di kawasan Stasiun Tugu, Selasar Malioboro adalah ruang publik dan kuliner baru yang modern namun tetap mengusung konsep heritage.

    Daya Tarik: Menyajikan kuliner hits (termasuk Kopi Jos) dalam suasana yang tertata rapi dan bersih. Tersedia fasilitas modern seperti loker pintar dan cashless payment.

    Spot Foto: Bangunan dengan nuansa klasik modern dan area nongkrong yang estetik sangat cocok untuk diabadikan.

    Fungsi: Tempat yang nyaman untuk bersantai dan mengisi perut setelah atau sebelum bepergian menggunakan kereta.

  4. Pasar Ngasem: Deep Dive ke Jajanan Tradisional

    Dekat dengan Keraton dan Taman Sari, Pasar Ngasem adalah spot kuliner tradisional yang harus dikunjungi, terutama di pagi hari.

    Daya Tarik: Pasar ini terkenal dengan jajanan pasar otentik Jogja, seperti Dawet Ireng, Lupis, Apem Beras, dan makanan berat seperti Brongkosan dan berbagai lauk rumahan.

    Harga Ramah: Pedagang di sini masih mempertahankan harga yang sangat terjangkau, membuat wisata kuliner di sini menjadi pilihan yang paling hemat.

    Tips: Datanglah pagi-pagi sekali agar pilihan jajanan masih lengkap!