1.077 Jemaah Haji Bangka Belitung Naik Saudi Arabian Airlines

Posted on

Kuota Haji 2026 untuk Bangka Belitung

Bangka Belitung mendapatkan kuota sebanyak 1.077 jemaah haji pada musim haji tahun 2026. Calon jemaah haji dari wilayah ini akan masuk dalam embarkasi Palembang yang terdiri dari 16 kelompok terbang atau kloter. Keberangkatan jemaah haji embarkasi Palembang akan dilayani oleh maskapai Saudi Arabian Airline.

Menurut informasi yang diperoleh, ada dua maskapai yang akan menerbangkan seluruh jemaah dan petugas haji Indonesia pada 2026. Selain Saudi Arabian Airline, satu maskapai lainnya adalah Garuda Indonesia. Saudia Arabian Airlines akan melayani 248 kloter dengan sekitar 101.860 jemaah dari enam embarkasi. Sementara itu, Garuda Indonesia akan mengangkut 102.502 jemaah dari 10 embarkasi dalam 277 kloter.

Total jemaah dan petugas haji reguler yang akan diterbangkan melalui 525 kloter dari seluruh wilayah Indonesia mencapai 204.362 orang. Kuota jemaah haji Indonesia 2026 terdiri atas 203.320 calon haji reguler (92 persen) dan 17.680 calon haji khusus (8 persen). Jadwal keberangkatan dan pemulangan jemaah haji sudah dirilis oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.

Pemberangkatan jemaah ke Madinah dan Mekah dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama keberangkatan menuju Madinah pada 22 April 2026. Sedangkan gelombang kedua menuju Mekah pada 7 Mei 2026. Puncak ibadah haji akan berlangsung saat Wukuf di Arafah pada 26 Mei 2026 atau 9 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Sehari sebelumnya, 26 Mei seluruh jemaah akan bergerak menuju Arafah untuk melaksanakan wukuf.

Wukuf adalah berdiam diri di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah, hingga 10 Dzulhijjah. Jemaah boleh duduk, berbaring, atau bahkan tertidur, selama berada di area Arafah pada waktu yang ditentukan. Sementara itu, fase pemulangan jemaah haji juga dibagi dua gelombang yang akan dimulai pada 1 Juni 2026 dan berakhir 1 Juli 2026.

Pembagian Kuota dan Biaya Haji 2026

DPR RI dan pemerintah menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi sebesar Rp 87.409.366. Dari jumlah tersebut, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang ditanggung calon jemaah haji rata-rata sebesar Rp 54.194.366.

Daftar jumlah kuota jemaah haji reguler tahun 2026 untuk masing-masing provinsi di Indonesia sudah ditetapkan. Tiga provinsi paling banyak menerima kuota haji reguler 2026 adalah Jawa Timur dengan 42.409 jemaah, disusul Jawa Tengah dengan 34.122 orang dan Jawa Barat dengan 29.643 jemaah. Total kuota yang didapat untuk seluruh Indonesia sama dengan kuota musim haji tahun 2025 yakni sebanyak 221.000 orang.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan bahwa pembagian kuota haji tahun 2026 disusun sesuai dengan ketentuan dalam UU Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU). Pembagian kuota berprinsip pada keadilan sehingga provinsi dengan jumlah pendaftar haji lebih banyak akan mendapat kuota lebih banyak.

Masa Tunggu Haji Tiap Provinsi Disamakan 26 Tahun

Dalam rapat yang sama, Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan bahwa masa tunggu jemaah haji tiap provinsi kini sama, yakni 26 tahun. Masa tunggu ini berbeda dari penyelenggaraan ibadah haji tahun sebelumnya, yang bervariasi hingga paling lama sekitar 47 tahun.

Pembagian kuota lebih berprinsip pada keadilan karena provinsi dengan jumlah pendaftar haji lebih banyak akan mendapat kuota lebih banyak. Dampak dari pembagian kuota dengan pola penghitungan baru tersebut, akan ada 10 provinsi yang akan mengalami penambahan kuota dan berdampak pengurangan waktu tunggu. Dan 20 provinsi yang mengalami pengurangan kuota, berdampak menambah waktu tunggu.

Jadwal Lengkap Ibadah Haji 2026

Berikut jadwal lengkap perjalanan Haji 2026 mulai pemberangkatan hingga pemulangan jemaah:

  • 21 April 2026 (4 Dzulqa’dah 1447 Hijriah) jemaah masuk Asrama Haji
  • 22 April 2026 (5 Dzulqa’dah 1447 Hijriah) awal pemberangkatan jemaah gelombang I ke Madinah
  • 1 Mei 2026 (14 Dzulqa’dah 1447 Hijriah) awal pemberangkatan jemaah gelombang I ke Mekkah
  • 6 Mei 2026 (19 Dzulqa’dah 1447 Hijriah) akhir pemberangkatan jemaah gelombang I ke Madinah
  • 7 Mei 2026 (20 Dzulqa’dah 1447 Hijriah) awal pemberangkatan jemaah gelombang II ke Jeddah
  • 15 Mei 2026 (28 Dzulqa’dah 1447 Hijriah) akhir keberangkatan jemaah gelombang I ke Mekkah
  • 21 Mei 2026 (4 Dzulhijjah 1447 Hijriah) akhir pemberangkatan jemaah gelombang II ke Jeddah
  • 25 Mei 2026 (8 Dzulhijjah 1447 Hijriah) pemberangkatan jemaah haji dari Mekkah ke Arafah
  • 26 Mei 2026 (9 Dzulhijjah 1447 Hijriah) wukuf di Arafah
  • 27 Mei 2026 (10 Dzulhijjah 1447 Hijriah) Idul Adha
  • 28 Mei 2026 (11 Dzulhijjah 1447 Hijriah) Hari Tasriq I
  • 29 Mei 2026 (12 Dzulhijjah 1447 Hijriah) Hari Tasriq II
  • 30 Mei 2026 (13 Dzulhijjah 1447 Hijriah) Hari Tasriq III
  • 1 Juni 2026 (15 Dzulhijjah 1447 Hijriah) awal pemulangan jemaah gelombang I dari Mekkah ke Tanah Air
  • 15 Juni 2025 (29 Dzulhijjah 1447 Hijriah) akhir pemulangan jemaah gelombang I dari Madinah ke Tanah Air
  • 16 Juni 2026 (1 Muharam 1448 Hijriah) awal pemulangan jemaah gelombang II dari Madinah ke Tanah Air
  • 30 Juni 2026 (15 Muharam 1448 Hijriah) pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air
  • 1 Juli 2026 (16 Muharam 1448 Hijriah) jemaah haji gelombang II tiba di Tanah Air

Pembagian Kloter Haji 2026

Garuda Indonesia – 277 Kloter

Embarkasi Aceh (BTJ): 14 kloter, jamaah wilayah Aceh

Embarkasi Medan (KNO): 17 kloter, jamaah wilayah Sumatera Utara

Embarkasi Padang (PDG): 14 kloter, jamaah wilayah Sumatera Barat dan Bengkulu

Embarkasi Jakarta (CGK): 33 kloter, jamaah wilayah DKI Jakarta dan Banten

Embarkasi Solo (SOC): 80 kloter, jamaah wilayah Jawa Tengah

Embarkasi Yogyakarta (YK): 26 kloter, jamaah wilayah DI Yogyakarta, Jawa Tengah

Embarkasi Banjarmasin (BDJ): 19 kloter, jamaah wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah

Embarkasi Balikpapan (BPN): 16 kloter, jamaah wilayah Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Kalimantan Utara

Embarkasi Makassar (UPG): 43 kloter, jamaah wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Papua, Papua Barat

Embarkasi Lombok (LOP): 15 kloter, jamaah wilayah Nusa Tenggara Barat

Saudia Arabian Airlines – 248 Kloter

Embarkasi Batam (BTH): 25 kloter, jamaah wilayah Kepulauan Riau, Riau, Jambi, Kalimantan Barat

Embarkasi Palembang (PLM): 16 kloter, jamaah wilayah Sumatera Selatan, Bangka Belitung

Embarkasi Jakarta (CGK): 23 kloter, jamaah wilayah DKI Jakarta (10 kloter), Lampung (13 kloter)

Embarkasi Jakarta-Jabar (JKS): 28 kloter, jamaah wilayah Jawa Barat (sebagian)

Embarkasi Kertajati (KJT): 40 kloter, jamaah wilayah Jawa Barat (sebagian)

Embarkasi Surabaya (SUB): 116 kloter, jamaah wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur

Daftar Kuota Jemaah Haji Reguler 2026

Berikut ini daftar lengkap kuota jemaah haji reguler per provinsi di Indonesia untuk musim haji 2026:

  • Aceh – 5.426
  • Sumatera Utara – 5.913
  • Sumatera Barat – 3.928
  • Riau – 4.682
  • Jambi – 3.576
  • Sumatera Selatan – 5.354
  • Bengkulu – 1.357
  • Lampung – 5.827
  • DKI Jakarta – 7.819
  • Jawa Barat – 29.643
  • Jawa Tengah – 34.122
  • DI Yogyakarta – 3.748
  • Jawa Timur – 42.409
  • Bali – 1.698
  • Nusa Tenggara Barat – 5.798
  • Nusa Tenggara Timur – 516
  • Kalimantan Barat – 1.858
  • Kalimantan Tengah – 1.559
  • Kalimantan Selatan – 5.187
  • Kalimantan Timur – 3.189
  • Sulawesi Utara – 402
  • Sulawesi Tengah – 1.753
  • Sulawesi Selatan – 9.670
  • Sulawesi Tenggara – 2.063
  • Maluku – 587
  • Papua – 933
  • Bangka Belitung – 1.077
  • Banten – 9.124
  • Gorontalo – 608
  • Maluku Utara – 785
  • Kepulauan Riau – 1.085
  • Sulawesi Barat – 1.450
  • Papua Barat – 447
  • Kalimantan Utara – 489